Puisi | Bayang-Bayang Rupa
Itu mata yang sayu
Yang biasa kau rindu
Itu hidung yang tertunduk malu
Yang biasa kau sentuh
Itu dagu yang merayu
Yang biasa kau ikut mendayu
Itu bibir indah kecupmu
Yang biasa kau warnai dengan lipstik merahmu
Kau hambai dirimu
Untuk segala bayang-bayang rupamu
Jika semua layu?...
Saranku
Pulanglah dahulu bertanya di dalam rahim ibumu
*****
Makassar. 25 - Desember – 2018
_____
- Simak video di bawah ini jika ingin mendengar pembacaan
puisinya. Salam

Comments
Post a Comment