Puisi | Terima Kasih Telah Mencintaiku
Terima kasih telah mencintaiku
Walau aku mafhum jodoh siapa yang tahu
Setidaknya kau telah menjadi puisi-puisi cintaku
Yang tak akan lenyap dihempas waktu
Walau aku mafhum jodoh siapa yang tahu
Setidaknya kau telah menjadi puisi-puisi cintaku
Yang tak akan lenyap dihempas waktu
Terima kasih telah mencintaiku
Walau aku yang lebih sering merindumu
Di meja tuaku
Bersama tinta dan kertas usangku
Walau aku yang lebih sering merindumu
Di meja tuaku
Bersama tinta dan kertas usangku
Dan aku selalu berperasangka baik untukmu
Kau jadi Ibu
Dan aku jadi ayah dari anak-anakmu ;
Di dalam doa-doaku
Kau jadi Ibu
Dan aku jadi ayah dari anak-anakmu ;
Di dalam doa-doaku
Walau nyala lilin redup kuberikan untukmu
Cahaya mentari pagi selalu setia untukku
Saat aku tak pupuskan segala cinta dan kasih sayang itu
*****
Makassar. 22 - Desember - 2018

Comments
Post a Comment